Tanggapi PTM Terbatas, KPAI Beri Usul Sekolah Tatap Muka Hanya 1 Hari Saja Per Minggu, Kalau Sudah Patuh Prokes Bisa Ditambah


KPAI setuju saran Presiden Jokowi soal PTM Terbatas harus hati-hati||KPAI

Trendingnews.Id -  Ikut mendukung program PTM terbatas yang akan diterapkan di Indonesia, Komisioner Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) ikut buka suara.

PTM atau Pengajaran Tatap Muka alias Sekolah Tatap Muka dinilai sebenarnya saat ini masih sangat riskan, mengingat angka penyebaran virus covid-19 masih cukup tinggi.

Terlebih untuk menerapkan program itu, tentu bukan perkara gampang, karena dikhawatirkan pemahaman dan kepatuhan siswa-siswi terhadap prokes masih sangat rendah.

Makanya, agar program PTM terbatas bisa terlaksana dengan baik, pastinya perlu strategi penerapan yang benar-benar paten dan jitu.


(BACA JUGA:Program PTM Terbatas Bisa Dijalankan, Budi Gunadi Sampaikan 4 Syarat Harus Diterapkan Sesuai Anjuran Presiden Jokowi)

Artinya, jangan sampai tergesa-gesa menerapkan PTM terbatas justru malah berujung petaka, gegara penyebaran virus covid-19 malah meningkat.

Seperti dibilang Retno Listyarti, Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, bahwa anak Indonesia yang meninggal gegara covid-19 itu sudah paling tinggi se-Asia, lo.

"Karena bagi KPAI hak hidup nomor 1, hak sehat nomor 2 dan hak pendidikan nomor 3. Kalau anaknya masih sehat dan hidup maka ketertinggalan materi pelajaran masih bisa dikejar.


Tag Terkait:
Sumber: Treandingnews