Menohok! Arief Poyuono Usulkan Ahok Jadi Menteri BUMN Gantikan Erick Thohir, Alasannya Tak Terduga


Basuki Tjahja Purnama alias Ahok diusulkan Arief Poyuono gantikan Erick Thohir karena lebih bisa tangani obat covid-19 |Instagram@ahokbtp|Instagram@ahokbtp

TRENDINGNEWS.ID - Di tengah kondisi sebaran covid-19 masih tinggi, masyarakat membutuhkan obat Covid-19.

Menyikapi hal itu, Politikus Gerindra Arief Poyuono mengatakan bahwa Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sudah selayaknya menggantikan Erick Thohir sebagai Menteri BUMN.

Arief Poyuono menilai bahwa kinerja Ahok yang berhasil membuat perusahaan minyak dan gas negara itu melakukan restrukturisasi.

“Mantap kinerja Pertamina, ini kerja komutnya Ahok untuk Pertamina. Saya berharap Ahok dapat jadi Menteri BUMN. Agar sejalan sama misi Presiden Jokowi,” kata Arief Poyuono, Minggu 25 Juli 2021.

BACA JUGA:PPKM Level 4 Dilonggarkan, Puan Ingatkan Pemerintah Harus Hati-Hati: Kalau Udah Ngegas, Jangan Lupa Ngerem!

Arief membeberkan bahwa saat ini negara sedang membutuhkan Menteri BUMN yang bergerak cepat untuk memenuhi kebutuhan obat masyarakat di masa pandemic Covid-19.

Bahkan, kata dia Ahok bisa menjamin obat terapi Covid-19 dan vitamin tersedia di apotek. Dengan begitu, rakyat mudah mencari pilihan obat dan vitamin, sehingga bisa menekan angka kematian.  

Jangan seperti Pak Erick Thohir hanya ngomong obat-obatan tersedia oleh BUMN farmasi, eh pas Jokowi iseng-iseng jadi James Bond operasi Covid-19 untuk mencari tahu ketersediaan obat-obatan untuk Covid-19 ternyata nihil,” ucapnya.

Dia mengaku bahwa  antara kenyataan dan ucapannya sangat bertolak belakang.

BACA JUGA:Tips Glowing: Usir Jerawat dan Kulit Kusam Bisa Pakai Essence? Simak Penjelasan Manfaatnya di Sini Sis!

Arief menyebut bahwa Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf Amin itu hanya pandai memilih komisaris BUMN yang jelas menguntungkan pribadinya.

”Nah, Kangmas Jokowi sudah cukup, copot Erick Thohir dari posisi Menteri BUMN ganti sama Ahok,” ucapnya.

 

Tag Terkait:
Sumber: Treandingnews