Novel Bakmumin: Yahya Waloni Tidak Merendahkan Kerpercayaan Apapun, Cuma..

 

 


Novel Bakmumin: Yahya Waloni Tidak Merendahkan Kerpercayaan Apapun, Cuma..||

TRENDING News: Novel Bakmumin: Yahya Waloni Tidak Merendahkan Kerpercayaan Apapun, Cuma..

Wasekjen DPP PA 212, Novel Bamukmin turut serta mengomentari penangkapan Ustad Yahya Waloni oleh Bareskrim Polri.

Sebelumnya Yahya Waloni ditangkap di daerah Cibubur oleh Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pada Kamis (26/08/21).

Penangkapan ini berawal laporan ujaran kebencian  terhadap umat kristen di beberapa ceramahnya

BACA JUGA:Kenapa? Taliban Kembali Berkuasa di Afghanistan, Perempuan dan Anak-Anak Justru Resah Soal ini?

Yahya Waloni diketahui memang pernah menistakan agama Kristen. Karena menyebut Bibel fiktif dan palsu.

Ustadz Yahya Waloni diancam pasal UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik

Menurutnya penangkapan Yahya Waloni tidak merendahkan kepercayaan apapun.

Sebab, ia menilai bahwa penceramah tersebut tengah memperkuat iman para jamaahnya.

BACA JUGA:Cek yuk, Peruntungan Asmara, Karir Menurut Horoskop di Akhir Bulan Agustus 2021

“Salah kaprah di negeri ini tentang mana yang menista, mana menjaga akidah,” ujarnya, seperti disadur, Sabtu (28/8/2021).

Lanjutnya, ia memaparkan bahwa Yahya Waloni merupakan mualaf yang memahami agama sebelumnya.

Dan kini, sambung orang dekat Habib Rizieq, Yahya sedang mendalami ajaran baru yang telah dianutnya sejak 15 tahun lalu.

“Yahya Waloni itu paham akan agama sebelumnya dan akhirnya sadar menjadi mualaf lalu melakukan pendalaman tentang Islam,” paparnya.

BACA JUGA:Info Penting! Lowongan Kerja Menanam Sayur Digaji 15-18 Juta per Bulan, Tertarik?

“Tupoksinya harus memberikan pemahaman yang jelas dan gamblang kepada umat dan begitu pun apa yang disampaikan oleh para pendeta,” tegasnya. 

 


Tag Terkait:
Sumber: Treandingnews